Pengaruh Problem Based Learning Berbasis Information Communication Technology (ICT) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa akibat penerapan model Problem Based Learning berbasis TIK dan pembelajaran konvensional pada materi gelombang bunyi di kelas XI Mia SMA Dharma Pancasila Medan. Masalah yang diteliti adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah fisika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan pretest and posttest control group design, populasi penelitian adalah seluruh kelas XI di SMA Dharma Pancasila Medan. Sampel yang digunakan adalah cluster random sampling, terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing kelas 30 orang. Solusi untuk mengatasi masalah dalam penelitian ini adalah kelas eksperimen menerapkan model Problem Based Learning berbasis TIK dan kelas kontrol menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah lembar validasi, angket dan tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil data awal penelitian menunjukkan rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 39,8 dan kelas kontrol sebesar 38,6. Hasil uji t menunjukkan kedua kelas sampel memiliki kemampuan awal yang sama. Setelah itu di akhir pembelajaran diberikan posttest, nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 75,25 dan kelas kontrol sebesar 59,5. Berdasarkan uji N-Gain yang dilakukan diperoleh bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada kelas eksperimen meningkat sebesar 58% pada kelas kontrol sebesar 33%. Hasil uji hipotesis diperoleh pada taraf signifikan, terdapat pengaruh dan peningkatan pemecahan masalah siswa akibat penerapan model Problem Based Learning berbasis TIK dan pembelajaran konvensional pada materi pokok gelombang bunyi di kelas XI semester II SMA Dharma Pancasila Medan.