Identifikasi Miskonsepsi Pada Materi Suhu dan Kalor dengan Menggunakan Instrumen Tes Diagnostik Multiple Choice Reasoning Terbuka

  • Ayu Angraini Tanjung Universitas Negeri Medan
  • Ridwan Abdullah Sani Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Medan, Medan, Sumatera Utara
Kata Kunci: Tes Diagnostik, Multiple Choice Reasoning Terbuka, Miskonsepsi Fisika, Suhu dan Kalor

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes diagnostik multiple choice reasoning terbuka sebagai instrumen dalam mengidentifikasi miskonsepsi dan profil miskonsepsi siswa pada materi Suhu dan Kalor. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian yaitu Model 4D yang terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebarluasan (disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Instrumen tes diagnostik yang dibuat dalam bentuk multiple choice reasoning terbuka yang terdiri dari 3 tingkat yaitu opsi jawaban, alasan serta tingkat keyakinan, (2) Instrumen tes diagnostik multiple choice reasoning terbuka terdiri dari 13 soal yang dinyatakan valid dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,75, dan (3) Persentase siswa yang menghadapi miskonsepsi sebesar 64,2% dimana persentase tertinggi ditunjukkan pada konsep perpindahan energi akibat perbedaan suhu dengen persen sebesar 70%. Hasil analisis data menyatakan bahwa instrumen tes diagnostik multiple choice reasoning terbuka yang dikembangkan efektif untuk mengidentifikasi miskonsepsi serta mengetahui profil miskonsepsi pada materi Suhu dan Kalor.

Diterbitkan
2024-09-30
Bagian
Articles